Kematangan Diri, Buah Manis Tarbiyah

Hidup ini adalah proses, proses yang membuat kita berubah dari kita yang dulu menjadi diri kita yang sekarang. Selama kita hidup proses itu senatiasa terus terjadi, namun kadang kita tidak menyadari itu dan membiarkan prose situ mengalir begitu saja. Jika dibaratkan suatu system output( hasil yang dinginkan) tidak hanya ditentukan dari input yang bagus namun juga dari cara mengolah input itu (proses). Ada yang mengolah input sesuai dengan SOP Pencipta-Nya dan bisa mengoptimalkan setiap input yang ada, namun dalam realitannya banyak orang yang melanggar SOP itu bahkan tidak tahu isi SOP tersebut.


Kita adalah manusia yang diciptakan oleh Allah, sudah pasti cara yang terbaik agar proses kita berjalan dengan optimal adalah dengan senatiasa mengikuti SOP yang Allah beriakan yaitu dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Itu memang bukan hal yang mudah dan bisa dilakukan seluruhnya dalam waktu seketika, perlu proses yang panjang dan berkesinambungan agar bisa menjalankan seluruh SOP tersebut dan proses itu salah satunya bernama tarbiyah islamiyah.


Setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan yang berbeda. Ada orang yang terbiasa dengan kemudahan, ketika orang lain harus belajar mati-matian untuk menguasai Mata Kuliah tertentu dia dengan sekali baca mampu memahami apa yang dimaksud dalam materi tersebut. Namun kemudahan kadang membuat kita lalai dan kurang menghargai orang lain. Melihat orang hanya dari hasil yang dia peroleh. Justru orang yang seringkali gagal namun mampu bertahan bahkan survive dalam menjalani hidup ini. Mereka tidak putus asa dengan hasil yang mereka peroleh sekarang. Justru dengan kegagalan semakin mendewasakan mereka bahkan bisa mebuat mereka menjadi pribadi yang matang (rasyid). Namun hal itu juga butuh proses dan kesabaran, untuk senantiasa berpikir positif terhadap segala apa yang Allah takdirkan untuknya, melihat keberhasilan tidak hanya dalam satu sisi. Sehingga dia bisa mengahargai apapun hasil yang diperoleh.


Tarbiyah tidak hanya mengajari kita untuk bersabar dalam proses perbaikan diri kita namun tetap juga memotivasi kita untuk menjadi pribadi muslim yang ideal.
Semoga kita termasuk orang-orang yang Allah anugrahkan pikiran yang matang.
SEMANGAT !!!!


Elvira Nurfadhilah
Rasyidah Fikriyah
Bidang Politik KAMMI Daerah Bogor

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Popular Posts

Populer Bulan Ini

Populer Miinggu Ini